E-TOLL CARD
Bayar
Tol - Pada saat ini segala pembayaran bisa dilakukan dengan sebuah kartu,
Melalui katru ini, para pengguna jalan tol tidak perlu repot membayar dengan
uang tunai seperti yang biasa dilakukan, sekarang sudah ada yang namanya e-toll
card.
E-Toll adalah kartu elektronik yang digunakan untuk membayar biaya masuk
jalan tol Tujuan penggunaan e-Toll Card ini agar memudahkan pengguna tol dengan
mengurangi antrean di gerbang tol.Dahulu kita megenal jalan tol hanya satu
yaitu Jalan Tol Manual, tetapi saat ini jalan tol telah berinovasi dengan
teknologi menjadi e-Toll. Pihak operator jalan tol bekerja sama dengan lembaga keuangan lain untuk
menyediakan fasilitas e-Toll yang lebih modern. Pengguna e-toll hanya perlu
menempelkan kartu untuk membayar uang tol dalam waktu 4 detik, lebih cepat
dibandingkan bila membayar secara tunai yang membutuhkan waktu 7 detik.
pemilik
kartu hanya perlu menyentuhkan kartunya pada tempat sensor kartu yang telah
disediakan pada setiap gerbang tol. Hasil sensor tersebut akan secara otomatis
langsung memotong nilai debit pada rekening bank e-Toll, pemilik kartu tidak
perlu repot mengeluarkan uang tunai dan menunggu kembalian pembayaran.dengan
kartu ini.
Cara memperoleh E-toll Card
E-toll card sekarang bisa kita dapatkan di bank Mandiri. Selain di cabang Bank Mandiri, saat ini perdana e-Toll bisa diperoleh di Indomart, Alfamidi, Alfaexpress, Alfamart dan Circle-K juga.
Kelebihan
Sistem e-Toll
Layanan
terhadap penggunaan e-toll melalui pengembangan layanan GTO (Gardu Tol
Otomatis) yang memberikan kecepatan dan kenyamanan dalam melakukan transaksi
pembayaran. Waktu transaksi di gardu tol akan lebih cepat dan efisien tanpa
harus berinteraksi dengan petugas tol. Bahkan pengemudi tidak perlu
menghentikan mobil pada saat melakukan transaksi pembayaran tarif tol dengan
e-Toll Card, melainkan cukup memperlambat kecepatan mobilnya. Jika transaksi di
gardu tol dengan sistem terbuka pembayaran dengan uang tunai dibutuhkan waktu
sekitar 7 (tujuh) detik, maka dengan menggunakan e- Toll Card ini bisa kurang
dari 4 (empat) detik. Dengan layanan e-Toll Card ini diharap dapat mempercepat
pembayaran dan mempersingkat waktu, sehingga antrian panjang disekitar gerbang
tol tidak terjadi lagi seperti biasanya
Kekuarangan Sistem e-Toll
Penggunaan e-Toll saat ini masih memiliki kelemahan yaitu hanya diterbitkan oleh pihak bank
dengan sistem prabayar, memiliki nilai minimum nominal dan hanya bisa dipergunakan pada
beberapa ruas jalan tol saja. Selain itu pihak operator penyedia jasa jalan tol memerluhkan biaya
yang tidak sedikit untuk memberikan infrastruktur yang lebih baik seperti biaya untuk membeli
peralatan, biaya perawatan peralatan, dan biaya - biaya lain.
kekurangan lainnya yaitu :
Slow respons dari gerbang pintu tol
Sering terjadi e-toll card gagal digunakan dengan sekali sentuhan dan sopir harus melakukannya berulang kali atau kadang harus membunyikan klakson terlebih dulu, baru portalnya bisa terbuka. Slow respons dari gerbang pintu tol tersebut terkadang membuat sang sopir harus melakukan berulang kali ketika ingin melintasi jalan bebas hambatan tersebut. Tak jarang sekali melintas gerbang tol, saldonya berkurang hingga 2-3 kali lipat dari yang seharusnya.
kekurangan lainnya yaitu :
Slow respons dari gerbang pintu tol
Sering terjadi e-toll card gagal digunakan dengan sekali sentuhan dan sopir harus melakukannya berulang kali atau kadang harus membunyikan klakson terlebih dulu, baru portalnya bisa terbuka. Slow respons dari gerbang pintu tol tersebut terkadang membuat sang sopir harus melakukan berulang kali ketika ingin melintasi jalan bebas hambatan tersebut. Tak jarang sekali melintas gerbang tol, saldonya berkurang hingga 2-3 kali lipat dari yang seharusnya.
Lalu
ada juga kasus e-toll card tidak dapat difungsikan di gerbang tol yang satu,
namun bisa kembali berfungsi ketika digunakan di gerbang tol yang lain. Padahal
sopir sudah terlanjur membeli e-toll card yang baru lagi. Akibatnya seorang
sopir bisa memiliki beberapa kartu yang malah membingungkan dirinya.
Batas waktu
Transaksi
menggunakan e-toll card juga ada batas waktunya (time limit), jika dari gerbang
asal (tap in) ke gerbang akhir (tap out) lebih dari 12 jam, maka transaksi akan
dibatalkan secara otomatis. Padahal sering terjadi sopir truk ketiduran akibat
kelelahan atau melakukan perbaikan kendaraan di rest area sambil menunggu
bantuan mekanik / kiriman spare parts dari poolnya.
keterbatasan dalam melakukan pengisian saldo
atau top up
hanya dapat dilakukan di mini market tertentu dan bank yang
kadang keberadaannya jauh dari pool. Hal ini tentu menjadi kendala yang cukup
berarti.
dampak negatif lainnya adalah pengurangan pekerja di perusahaan atau lembaga tol tersebut, Menurut saya, jika tugas mereka telah digantikan oleh mesin pembaca kartu E-Toll tersebut, maka perusahaan tidak menutup kemungkinan akan memutus hubungan kerja dengan para karyawan yang bekerja dibidang penjagaan pintu tol tersebut karena biaya gaji karyawan tersebut dapat dialihkan ke biaya-biaya lainnya. Dan perusahaan atau lembaga pemilik jalan tol tersebut akan membutuhkan lebih banyak teknisi dikarenakan jumlah mesin yang semakin banyak
Melihat
keutungan dan kerugian dari kebijakan tersebut, saya memiliki beberapa saran.
untuk Pemerintah atau lembaga terkait Salah satunya adalah menyediakan dan memperbanyak layanan top up tunai di gerbang tol. memperbaiki dan memperbanyak distribusi On Board Unit (OBU) yang memudahkan pengendara masuk gerbang tol karena tidak perlu lagi melakukan tapping kartu elektronik.
dan sekarang bahkan sudah ada aplikasi untuk mengecek isi saldo e-toll, pengemudi tinggal melakukan tap kartunya pada smartphone dan otomatis saldo anda akan diketahui. hal ini memudahkan para pengguna utuk mengantisipasi kekuragan saldo ketika memasuki gerbang toll.
Di
harapkan kebijakan ini memudahkan pengguna jalan Tol dan meningkatkan
kenyamanan dalam transaksi pembayaran. Dan bagi pihak pemilik jalan Tol di
harapkan kebijakan ini dapat mengurangi kerugian-kerugian yang selama ini
sering terjadi.
Kesimpulan
Kemajuan dan penerapan penggunaan teknologi memiliki keuntungan dan kerugiannya
masing - masing, tergantung pada kita yang melihatnya dari sudut pandang yang seperti apa dan kita sebagai apa (pengguna atau pengelola). Namun kemajuan teknologi seperti penerapan e-Toll ini tentunya lebih mengarah pada keuntungan yang akan kita rasakan bersama meskipun penerapannya masih belum maksimal. Pemerintah
telah memberikan suatu kebijakan sebagai satu solusi, tinggal bagaimana
masyarakat menerima dan memelihara fasilitas yang telah ada. Operator penyedia
jasa jalan tol harus lebih mampu menjalankan sistem teknologi ini agar lebih
dikenal masyarakat dan tetap memberikan pelayanan yang terbaik. Peningkatan
pelayanan sangat diperluhkan untuk mendukung penggunaan sarana e-Toll menjadi
lebih tersosialisasi, karena manfaat e-toll dapat bermanfaat bagi kita semua.
Pemeliharaan sistem juga sangat diperlukan untuk pengawasan dan mengurangi
risiko kesalahan teknis yang mungkin dapat terjadi dalam penerapan sistem
e-Toll.

Komentar
Posting Komentar