Pada postingan blog kali ini saya akan meganalisa jurnal yang berjudul :
ANALISIS DAN PEMBUATAN SISTEM PENGENALAN SIDIK JARI BERBASIS KOMPUTER DI POLDA METRO JAYA
Karangan : Wikaria Gazali Alexander, Agung Santoso Gunawan
Mathematics & Statistics Department, School of Computer Science, Binus University
JL. K.H. Syahdan No. 9, Palmerah, Jakarta Barat 11480
ABSTRAK
Sidik jari merupakan karakteristik fisiologis manusia yang unik. Hal ini menyebabkan sidik jari menjadi obyek yang umum diteliti dalam perkembangan teknologi biometrik. Sidik jari terbukti akurat, aman, dan tidak menyulitkan untuk proses identifikasi dibandingkan dengan sistem biometrik lainnya, seperti wajah, iris mata, dan suara. Penelitian ini bertujuan membuat program aplikasi pengenalan sidik jari menggunakan transformasi Wavelet dan jaringan syaraf tiruan (neural network) jenis Backpropagation. Penelitian dilakukan secara offline dan dibatasi hanya pada ibu jari tangan kanan, dengan dimensi 128 x 128 piksel. Citra digital sidik jari diperoleh menggunakan scanner dengan ruang warna keabuan (grayscale) dan disimpan dengan format *.bmp. Citra sidik jari akan melewati sejumlah tahapan pengolahan citra untuk meningkatkan mutu citra. Transformasi Wavelet digunakan untuk mengekstraksi ciri-ciri dari suatu citra sidik jari dengan cara memilih sejumlah kecil koefisien hasil Transformasi Wavelet yang merupakan koefisien aproksimasi. Hasil dari ekstraksi ciri- ciri citra ini akan digunakan sebagai input pada jaringan syaraf tiruan jenis Backpropagation.
Kata kunci: pattern recognition, sidik jari, transformasi wavelet, neural network, backpropagation
Hasil Analisa :
Manusia adalah makhluk yang unik dan berbeda satu sama lain. Ia memiliki berbagai karakteristik yang dapat digunakan untuk membedakan dirinya dengan individu lain. Karakteristik ini perlu diidentifikasikan agar dapat digunakan untuk mengenali identitas seseorang. Untuk mengatasi masalah di atas, dikembangkanlah suatu metode identifikasi secara biometrik.
Teknik identifikasi secara biometrik, didasarkan pada karakteristik fisiologis, seperti karakteristik wajah, sidik jari, iris mata, DNA, telapak tangan dan karakterisitik perilaku, seperti tanda tangan dan suara. Salah satu karakteristik fisiologis yang dapat diidentifikasikan secara biometrik adalah sidik jari. Sidik jari adalah karakteristik yang paling umum digunakan dalam identifikasi biometrik. Sidik jari setiap orang selalu berbeda dan tidak akan pernah sama, meskipun ia kembar identik. Hal ini membuat teknik identifikasi sidik jari secara biometrik menjadi solusi yang tepat untuk masalah keamanan.
Dalam dunia kepolisian, sidik jari Dalam dunia kepolisian, sidik jari juga menjadi suatu hal yang penting dalam hal mengidentifikasi identitas seseorang. Sidik jari menjadi suatu karakteristik fisiologis yang mungkin dapat ditemukan di tempat kejadian perkara sebuah kriminalitas.
kesimpulan dalam penelitian yaiu menggunakan proses pengenalan sidik jari dengan metode Transformasi Wavelet dan Backpropagation. Metode Wavelet akan digunakan pada tahap awal untuk mengekstraksi karakteristik unik yang dimiliki oleh suatu sidik jari. Setelah itu, karakteristik unik ini akan menjadi input bagi jaringan syaraf tiruan jenis Backpropagation, yang berguna untuk melakukan identifikasi sidik jari tersebut. Transformasi Wavelet sangat baik digunakan sebagai pemrosesan awal, yaitu untuk mengekstraksi ciri citra sidik jari, sehingga dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi sidik jari dengan basis data yang besar. Thresholding dapat membantu untuk mengurangi/mereduksi noise dari citra asli. Penggunaan aplikasi pengenalan citra sidik jari dapat meningkatkan efektifitas dan keakuratan hasil, khususnya dalam segi waktu yang dibutuhkan untuk proses pengenalan.
NAMA : 1. CINDY PRATIWI
2. RR. BALQIS NABILAH K
KELAS : 2KA14
ANALISIS DAN PEMBUATAN SISTEM PENGENALAN SIDIK JARI BERBASIS KOMPUTER DI POLDA METRO JAYA
Karangan : Wikaria Gazali Alexander, Agung Santoso Gunawan
Mathematics & Statistics Department, School of Computer Science, Binus University
JL. K.H. Syahdan No. 9, Palmerah, Jakarta Barat 11480
ABSTRAK
Sidik jari merupakan karakteristik fisiologis manusia yang unik. Hal ini menyebabkan sidik jari menjadi obyek yang umum diteliti dalam perkembangan teknologi biometrik. Sidik jari terbukti akurat, aman, dan tidak menyulitkan untuk proses identifikasi dibandingkan dengan sistem biometrik lainnya, seperti wajah, iris mata, dan suara. Penelitian ini bertujuan membuat program aplikasi pengenalan sidik jari menggunakan transformasi Wavelet dan jaringan syaraf tiruan (neural network) jenis Backpropagation. Penelitian dilakukan secara offline dan dibatasi hanya pada ibu jari tangan kanan, dengan dimensi 128 x 128 piksel. Citra digital sidik jari diperoleh menggunakan scanner dengan ruang warna keabuan (grayscale) dan disimpan dengan format *.bmp. Citra sidik jari akan melewati sejumlah tahapan pengolahan citra untuk meningkatkan mutu citra. Transformasi Wavelet digunakan untuk mengekstraksi ciri-ciri dari suatu citra sidik jari dengan cara memilih sejumlah kecil koefisien hasil Transformasi Wavelet yang merupakan koefisien aproksimasi. Hasil dari ekstraksi ciri- ciri citra ini akan digunakan sebagai input pada jaringan syaraf tiruan jenis Backpropagation.
Kata kunci: pattern recognition, sidik jari, transformasi wavelet, neural network, backpropagation
Hasil Analisa :
Manusia adalah makhluk yang unik dan berbeda satu sama lain. Ia memiliki berbagai karakteristik yang dapat digunakan untuk membedakan dirinya dengan individu lain. Karakteristik ini perlu diidentifikasikan agar dapat digunakan untuk mengenali identitas seseorang. Untuk mengatasi masalah di atas, dikembangkanlah suatu metode identifikasi secara biometrik.
Teknik identifikasi secara biometrik, didasarkan pada karakteristik fisiologis, seperti karakteristik wajah, sidik jari, iris mata, DNA, telapak tangan dan karakterisitik perilaku, seperti tanda tangan dan suara. Salah satu karakteristik fisiologis yang dapat diidentifikasikan secara biometrik adalah sidik jari. Sidik jari adalah karakteristik yang paling umum digunakan dalam identifikasi biometrik. Sidik jari setiap orang selalu berbeda dan tidak akan pernah sama, meskipun ia kembar identik. Hal ini membuat teknik identifikasi sidik jari secara biometrik menjadi solusi yang tepat untuk masalah keamanan.
Dalam dunia kepolisian, sidik jari Dalam dunia kepolisian, sidik jari juga menjadi suatu hal yang penting dalam hal mengidentifikasi identitas seseorang. Sidik jari menjadi suatu karakteristik fisiologis yang mungkin dapat ditemukan di tempat kejadian perkara sebuah kriminalitas.
kesimpulan dalam penelitian yaiu menggunakan proses pengenalan sidik jari dengan metode Transformasi Wavelet dan Backpropagation. Metode Wavelet akan digunakan pada tahap awal untuk mengekstraksi karakteristik unik yang dimiliki oleh suatu sidik jari. Setelah itu, karakteristik unik ini akan menjadi input bagi jaringan syaraf tiruan jenis Backpropagation, yang berguna untuk melakukan identifikasi sidik jari tersebut. Transformasi Wavelet sangat baik digunakan sebagai pemrosesan awal, yaitu untuk mengekstraksi ciri citra sidik jari, sehingga dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi sidik jari dengan basis data yang besar. Thresholding dapat membantu untuk mengurangi/mereduksi noise dari citra asli. Penggunaan aplikasi pengenalan citra sidik jari dapat meningkatkan efektifitas dan keakuratan hasil, khususnya dalam segi waktu yang dibutuhkan untuk proses pengenalan.
NAMA : 1. CINDY PRATIWI
2. RR. BALQIS NABILAH K
KELAS : 2KA14
Komentar
Posting Komentar